Tutorial Augmented Reality Markerless dengan D’Fusion Part 2


Hello Mate, selamat dating di A.R.T – seperti janji saya, kita akan melanjutkan tutorial AR Markerless dengan D’Fusion ini, yahh.. walaupun sebenarnya kalian bisa mengikuti kelanjutannya di tutorial situs resminya, tapi saya Cuma hanya membantu memperjelas tutorialnya dari bahasa Inggris menjadi bahasa Indonesia. J

Tahap 2: Konfigurasi Projek

Oke, selanjutnya, setelah kita membuat projek dengan D’Fusion. Sekarang kita atur dulu tampilan kamera, agar saat di render kamera eksternal laptop atau web cam kita bisa menyesuaikan dengan D’Fusion. Untuk mengaturnya, klik menu Project lalu pilih Settings.












di menu project setting, klik Application, kemudian beri tittle dengan nama My First AR Application


















Jika sudah, sekarang, klik menu Rendering (*Dibawah Menu Application). Kemudian atur ukuran Width 1024 dan Height 768, dan atur Anti Aliasing  menjadi 4. Jika sudah disetting klik Ok. Selesai.



















Tahap 3: Pengaturan Videocapture dari Webcam

Setelah kita mengatur size kamera kita, sekarang kita akan mengatur video capture kamera kita, kemudian kita aplikasikan di D’Fusion. Untuk mengaturnya, klik Menu Add lalu pilih 2D Elements dan pilih Video Capture.

















Kemudian anda akan masuk ke menu Video Capture. Di menu tersebut, isi field name dengan nama videocapture_live dan isi field Module dengan nama scene_0









Setelah di diisi field-nya, jangan langsung klik OK terlebih dahulu, kita akan mengatur Resource File terlebih dahulu. Untuk mengaturnya, klik tombol “…” di field Resource File









Kemudian, anda beri nama resource dengan nama videocapture.xml – kemudian klik Save











Setelah di klik Save, anda akan mendapatkan Laporan bahwa konfigurasi Video Capture Sudah berhasil Disimpan. Dan Sekarang klik Ok. 

Untuk mengecek apakah Video Capture kita sudah terinstall, di D’Fusion, silahkan liat di menu Outliner di bagian bawah, dan anda akan melihat sudah ada konfigurasi Video Capture disana. By the way, untuk diketahui jika Video Capture sudah di Setting, maka Lampu Web Cam (*Bagi Yang Ada Lampunya) anda akan selalu menyala.












Jika sudah di setting, sekarang kita save. Silahkan tekan CTRL+S untuk menyimpan projek kita. Yapp.. Mudah kan?. Oke Guys, Saya cukupkan dulu tutorialnya dan sampai ketemu ditutorial selanjutnya. Gudluck. J

Related Posts

There is no other posts in this category.

Posting Komentar